Lelaki itu terseok dalam langkahnya. Kamu tau Nak, dia lelaki yang tadi terjatuh dari jurang setinggi gedung tingkat dua puluh satu. Kasihan benar tampaknya lelaki itu. Sudah jatuh sendiri, bangun dan melangkahpun ia harus lakukan sendiri. Biar Nak, biar dia bangkit sendiri. Tak perlu lah kamu membuang tenaga untuk membantunya, toh dia juga tak mengharapkan bantuan dari sesiapapun kecuali dari seorang. Seorang entah, seorang yang hanya dia saja yang mengetahuinya.
Jika hendak, sungguh semua orang yang melihatnya tentu dengan bersenang hati menolong. Tapi kamu lihat sendiri bukan, dia sendiri sajalah yang tak menginginkan bantuan dari sesiapapaun. Dia cukup kuat, semua orang tahu. Untuk menyembuhkan luka pada tubuh kuatnya itu, cukuplah dia seorang yang melakukannya sendiri. Dia hanya percaya pada seorang yang hanya dia yang tahu untuk menyembuhkan luka pada pedalamannya. Kasihan dia.
Nak, kamu lihat tadi dia terjatuh?





Yang memberi caci maki sekaligus saran