
Pergi kamu…!
tapi jangan
jauh-jauh…!
aku butuh
kamu…!
*click and drag to read*
mengeja, membaca, spelling, reading

*click and drag to read*
“ketika mulut tak mampu lagi untuk berucap, inilah jawabanku. Aku yakin kamu mengerti”
Tentu aku tidak dapat melupakan kenangan-kengan kita dengannya kawanku. Suatu hal yang tidak bisa dipungkiri yaitu kebersamaan aku dan kau adalah karena kehadirannya. Dia memang begitu menawan bagi kita saat itu, bahkan seluruh perbedaan diantara kita yang bahkan membuat kita membenci satu sama lain dapat disirnakan begitu saja dengan kehadirannya. Suatu hal yang luar biasa bukan kawan.?
Lalu jika masih ada yang mempertanyakan ingatanku tentangnya, maka itu adalah suatu pertanyaan yang sangat lucu bagiku kawan. Bagaimana mungkin suatu hal yang luar biasa dapat kulupakan.? Bagaimana mungkin kawan.? Sudah sintingkah aku hingga melupakannya.?
WOIII…..APAKAH AKU SUDAH SINTING..???!!! Continue reading ‘AKU, KAU, DIA, ADIKAU’
Yang memberi caci maki sekaligus saran