Kesayangan

Sore itu di tingkat dua sebuah plaza, kamu duduk tepat di sampingku dengan segelas cafe latte yang asik kamu aduk setelah menuangkan gula kedalamnya.

“masih pahit….” katamu sambil memandangku dengan mimik yang sangat menggemaskan.

“tambah lagi aja gulanya…” kataku padanya,

“tapi kenapa harus menambah gula, jika kamu saja sudah sangat manis” sedang sisa kalimat di belakangnya hanya kuucap dalam hati.

“nanti sajalah…aku kan dah manis” sambil tersenyum kamu menimpali ucapanku. Aahhhh…senyummu itu, semakin membuatmu cantik sore itu.

***

. . .

“aku selalu saja hanya bisa membeo”

“aku tidak mempunyai ciri khas sendiri…” Katamu mengeluh selepas mengucapkan beberapa kata yang menjadi kalimat dalam bahasa Prancis, Inggris, Arab, Jawa eksen Yogya juga Surabaya dengan sangat fasih. Gila batinku, kamu mengeluh pada suatu hal yang luar biasa, amazing menurutku.

“nggak, kamu sangat luar biasa. Itulah yang menjadi ciri khasmu…” Kataku selepas menguasai rasa kagum yang menyeruak di antara tumpukan begitu banyak rasa kagumku padamu.

. . .

Entah mengapa kamu menganggap dirimu hanya mampu membeo. Tidak pernah memiliki ciri khas. Aku tidak tahu dan aku tidak pula hendak membantahmu jika lantas aku menganggapmu seperti kopi. Itu pilihanmu untuk menggunakan kata “membeo”. Bagiku tidak ada pilihan yang mistake – salah – hingga saat kita menyesali pilihan kita itu. Untuk apa menyesal jika telah yakin atas pilihan? – Im not always right but im never wrong –.

Aku tidak lebih tahu darimu perihal mengapa kamu menganggap kemampuanmu yang luar biasa itu hanyalah sebatas membeo. Menurutku, itu wujud ketidak puasanmu. Ketidak puasan jika hanya mampu menguasi bahasanya. Mungkin bagimu penguasaan bahasa adalah hal yang sangat biasa dan tidak menantang. Kamu ingin menguasai segala aspek sepertinya. Atau mungkin saja kamu ingin menakhlukkannya, memberikan warnamu pada tiap daerah hingga hilanglah kamu yang bewarna daerah tertentu lalu muncul daerah-daerah dengan warnamu. Itu semua memang hanya sependapatku saja. Bagiku kamu selalu hebat dan andalan. Kamu kesayanganku.

Kopi, minuman yang sangat kamu gemari itu. Kamu tentu mengenalnya dengan sangat. Kopi sedari biji selalu peka terhadap lingkungan. Aroma biji kopi akan sangat tergantung pada lingkungan dimana dia berada, namun dia tetaplah kopi dan tidak berubah menjadi apa yang mempengaruhinya. Kopi sangat mudah berbaur namun kita dapat dengan mudah membedakan yang manakah kopi, karena memang kopi tak pernah kehilangan ciri khasnya. Sepertimu, kopi sangatlah kuat, dia tidak pernah kehilangan dirinya. Seberapapun banyak gula dicampurkan ke dalamnya, kopi masih saja tetap meninggalkan rasa pahit. Kopi yang sempat dilarang penggunaannya toh akhirnya tak dilarang lagi dan menjadi komoditas nomor dua yang paling banyak diperdagangkan. Sepertimu, kopi sangatlah kuat dan memiliki popularitas luar biasa. Aku menggemari kopi bukan karena kopi itu sendiri, tapi karena tiap seruputannya akan mengingatkanku padamu.

Sedari pertemuan pertama kita, kamu selalu saja membuatku terkagum-kagum, tak pernah tidak. Sekalipun tidak. Cara berjalan, memandang, bercerita, berekspresi bahkan caramu untuk memilih diam, tak satupun yang tak menarik perhatianku. Kamu sangat istimewa bagiku.

tangan bunda

***

Enam tahun sudah sejak sore itu. Dua puluh delapan tahun sejak kamu dilahirkan. Seperti biasa, aku menghabiskan sore di halaman depan rumahku. Menghisap rokok, melihat langit, sesekali menyeruput kopi yang selalu membawa ingatanku padamu dan selalunya menantimu. Dua tahun nanti, semoga studimu di seberang negeri sana telah usai. Aku ingat kamu pernah mengatakan untuk menyelesaikan s3 mu sebelum genap tigapuluh tahun menjadi wanita. Harapku juga, keinginanmu untuk membahagiakan orang-orang yang mencintaimu terwujudkan. Tak ada yang lebih membahagiakan selain melihatmu tersenyum puas dengan sinar bangga yang memancar dari matamu.

Entah kapan terahir kali kita bertukar kabar, aku lupa. Namun sempat kuberikan alamatku ini padamu saat itu. Setelah itu tak ada lagi yang kudengar darimu. Hanya saja aku selalu merasa kamu baik-baik saja, karena aku begitu yakin padamu. Di rumah bernomor delapan belas yang berukuran tidak terlalu besar ini setiap sorenya aku menghabiskan waktu menantimu. Di sebelah cangkir kopiku, selalu ada kotak merah kecil yang terbungkus rapat. Sebuah bola salju ada di dalamnya satu bulan sejak kamu akhirnya pergi. Aku selalu ingin memberikannya langsung padamu.

Di dalam rumah ini, ada sofa kecil berwarna hitam yang lucu. Beberapa perabot yang tidak mewah memang, tapi aku pikir cukup menarik. Rumah ini memang tidak terlalu besar, namun aku rasa cukup untuk kita berdua dan beberapa anak kecil nantinya. Rumah ini memang tidak terlalu besar, namun di sinilah aku menunggumu untuk berbagi. Rumah ini memang tidak terlalu besar, tapi bukankah hal yang terpenting adalah cinta. Bahkan ketika waktu berhasil mengalahkan apapun, ia tetap tak akan mampu memudarkan cinta semudah memudarkan segala kenangan masa lalu. Rumah ini, semoga kamu mau menerimanya menjadi rumah kita.

***

Iklan

30 Responses to “Kesayangan”


  1. 1 inidanoe 30 Januari, 2009 pukul 3:42 am

    akhirnya aku menulis cerita pendek di blog ini. mohon bimbingan dari sobat2 sekalian.

  2. 2 yang punya gelang 30 Januari, 2009 pukul 9:11 am

    gleg *nelen ludah*

    PERTAMAAXXX…

  3. 3 winnie the witch 30 Januari, 2009 pukul 9:47 am

    humm…
    ‘gelang’ yang wkt ke taman sari itu ya?
    eh, itu aslinya bkn gelang dink..
    cit..cuit…

  4. 4 aRuL 30 Januari, 2009 pukul 1:40 pm

    ah….. kamu bikin sy ngiri dan, kapan sy bisa beromantis seperti ceritamu itu 😀 hehehe

  5. 5 inidanoe 30 Januari, 2009 pukul 1:53 pm

    # yang punya gelang : GLEGEG…GLEGEG… *nelen yang punya gelang*

    # winnie the witch : bukaaannn….itu gelang baru., punya seorang akhwat pemberian dari akwat lainnya di London 😀

    # aRuL : lah…bukane mas aRuL dah romantis bgt ma mbak itu… (nunjunk2 gk jelas). Cara orang ka beda2 mas., tapi njenengan yo romantis kan…??? :mrgreen:

  6. 6 fauzansigma 30 Januari, 2009 pukul 11:31 pm

    aaahhh… …. speechless!

  7. 7 fauzansigma 30 Januari, 2009 pukul 11:35 pm

    buat yang punya gelang… iya memang .. dia so sweet… wlpn agak sweat..:D

  8. 8 ocean 31 Januari, 2009 pukul 1:16 am

    Hi friend.. Nice cool post.. Do visit my blog and post your comments.. Take care mate.. Cheers!!!

  9. 9 Sawali Tuhusetya 31 Januari, 2009 pukul 3:21 am

    crpen yang bagus, mas danoe. diksinya menarik, konflik batinnya kalau perlu lebih dipertajam. demikian juga karakter tokohnya, wah, salut, mas danoe. salam kreatif!

  10. 10 nurrahman18 31 Januari, 2009 pukul 7:15 am

    ini ada cerita selanjutnya ga bos?

  11. 11 nurrahman18 31 Januari, 2009 pukul 7:17 am

    http://nurrahmanarif.wordpress.com/2009/01/28/iwan-dan-daia/#comment-174

  12. 12 joe 31 Januari, 2009 pukul 7:36 am

    Salam kenal…

  13. 13 pakde 31 Januari, 2009 pukul 7:38 am

    Karakternya ok, Ngalir, asyik juga bacanya.

  14. 14 tuyi 31 Januari, 2009 pukul 1:30 pm

    Cerita yang asyik dibaca…
    sampai saya ngga’ bisa komen apa-apa…
    nice your post… 🙂

  15. 15 Rossa 31 Januari, 2009 pukul 3:47 pm

    Rumah kesayangan..
    (baca artikel belakang nya doang)
    hhi*

  16. 16 angga erlangga 31 Januari, 2009 pukul 4:11 pm

    speechless… bagus mas ceritanya.. mengena banget…

    Salam kenal… 😉

  17. 17 gempur 31 Januari, 2009 pukul 5:27 pm

    saya suka episode2 macam ini. Sampeyan berhaasil menggemaskan cita rasa sastra yang dulu pernah saya geluti… salut mas danu… salam kreatif.

    Masih adakah sastra senja di sastra ugm?
    sastro conthong?
    sastro gempur?
    sastro manten?
    sastro moeni?
    dan sastro-sastro lainnya?

  18. 18 aNGga Labyrinth™ 31 Januari, 2009 pukul 10:04 pm

    Udah lama ngak posting kayak gini,

    jadi dapet ide nie, 😛

    semangak kk..!!!

  19. 19 nafisblog 31 Januari, 2009 pukul 11:44 pm

    salam kenal aku nafis
    kujnungi blog aku ya:
    http://nafisblog.wordpress.com

  20. 20 randualamsyah 1 Februari, 2009 pukul 7:20 am

    Cerita bagus….
    Kirim ke media, pasti dimuat nih…

  21. 21 chie 1 Februari, 2009 pukul 10:52 pm

    uhhmm…
    cRitaX bagusss,,,,ad lanjUtaNx g y??!!laNjutiN duNkk..
    wannA know whaT hapPeN theN….;D

    taPi..koQ ky reaL gTu y??ihihihihii…

  22. 22 inidanoe 2 Februari, 2009 pukul 1:17 am

    # fauzansigma : Om sigma jangan spechless gitu dunk..!!! ini kan om sigma juga yg ngasi ide 😀

    # fauzansigma : Heh…ini pada ngomongin sapa seh..???
    *njewer kupingnya om sigma*

    # ocean : Cean cean…karepmu ki opo…??? kw ki mudeng po rak sing tak tulis..??? asal ngomong nice nice nice..
    eh btw nice ki opo tho..??? 😀

    # Sawali : Iya pak., masih ngeras kurang juga neh liat konflik ma karakternya. Masih belajar. Mohon Bimbingannya 😀

    # nurrahman18 : Ceritanya cukup ampe sini aja deh., endingnya dipikirin sendiri aja yak… :mrgreeen:

    # nurrahman18 : *melonccoorr*
    eits., njenengane yg kemana aje…kok gk keliatan 😀

    # joe : Lam kenal juga Joe :handshake:

    # pakde : makasih pakde 😀 >malu2 mode : on

  23. 23 inidanoe 2 Februari, 2009 pukul 1:27 am

    # tuyi : lha ini om Tuyi dah komen 😀

    # Rossa :artikel..??? mana..?? mana..?? mana..?? *celingak celinguk nyari artikel*

    # angga erlangga : maaph om., kena apanya..??? gk sakit kan…??? tambah dikit gk papa kan..??? *ngambil godam 1000KG*
    speechless…

    # gempur : ah., cuma sangat kecil dari teman2 lain di tanah sastra om. wahh om., saya taunya sekarang cuma sastro moeni., ketoprake yo vakum., sastro kanuragan yo gk baru kedengeran lagi akhir2 ini., yg laen gk tau 😦

    # aNGga Labyrinth™ : semangat dekk….
    mari postinggg…!!!!! 😀

    # nafisblog : *meloncooooorrr*

    # randualamsyah : media blog pribadi ya jelas om… xixixixixixixi 🙂

    # chie : gk dilanjutin chi… 😦 pikir sendiri ya endingnya 😀
    kaya’ real..???
    serius..?? jadi kamu pernah ngalamin chie..?? :p

  24. 24 INDAHREPHI 2 Februari, 2009 pukul 2:25 pm

    lho.. itu kan gelangku…itu jg tanganku..sapu tangannya jg itu punyaku whkekeke…

    tulisan yg bagus danoe..seperti komennya pak Sawali Tuhusetya, narasinya perlu di pertajam shg kita bs menemukan magma yang ada didalamnya..
    teruslah menulis… teruslah bercerita… semangaatt!!! 🙂

  25. 25 inidanoe 2 Februari, 2009 pukul 6:49 pm

    # INDAHREPHI :

    lho.. itu kan gelangku…itu jg tanganku..sapu tangannya jg itu punyaku whkekeke…iya mbak., tas..domper and seisi-isinya juga masih sama saya., tp gk saya foto 😀
    kapan2 aja ya mbak., mbalikinnya :p

    iya mbak., ni danoe masih belajar bikin cerita., thanks ya supportnya 😀

  26. 26 bacteria 2 Februari, 2009 pukul 7:14 pm

    tuulisan yan bagus….. salam kenal ya mas

  27. 27 s H a 2 Februari, 2009 pukul 8:52 pm

    lama sekali kita gg ketemu ya Dan. . . atau aku aja yang ngrasa lama ya? Hehehe

    Aku kira ini carita kamu pribadi waktu baca awalnya. Keep up d gud work ya! ^^

  28. 28 mel 3 Februari, 2009 pukul 1:37 pm

    bahasa sastra kalau di baca, makin lama makin menarik….
    keep posting yg berbobot yah..
    peace out

  29. 29 aklam 3 Maret, 2009 pukul 12:30 am

    nice post gan! hahaha

  30. 30 Fatima 11 Maret, 2009 pukul 8:57 am

    iya.. aku pikir ini true story loh.. :))

    lama nih ga ktemu.. pakabar ? ^_^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Selamat Datang

Terima kasih atas kunjungan saudara/i ke ruang mengeja ini. Blog yang berisi buah pikiran seorang DANOE ini merupakan salah satu upaya agar dia tidak terlupakan begitu saja tertelan waktu yang tidak kenal kompromi. Ruang mengeja yang hadir pada 15 Mei 2008 ini, merupakan bentuk pelarian upaya lebih serius seorang DANOE untuk menulis setelah blog yang INI serta yang ITU dianggapnya kurang serius :D . Selamat menjelajahi RUANG MENGEJA ini dan silahkan mencaci maki DANOE sepuasnya disini. HIDUP BLOGGER...!!!

 mari mengeja...

Proudly Present... Komunitas Bloger Yogyakarta - CAHANDONG.ORG Komunitas Kretek

Tugas Sekolah

just send me IM
idYM : inidanoe
Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Danu Saputra's Facebook profile

Powered by FeedBurner

Add to Technorati Favorites

%d blogger menyukai ini: