Kretek, Sebuah Fakta Opini

“Kretek itu tidak ada di AS, tidak ada di Eropa, atau negeri-negeri lain. Hanya ada di sini, khas Indonesia.”

(Mark Hanusz, penulis buku Kretek: The Culture and Heritage of Indonesia·s Clove Cigarettes)

            Sepertinya semua orang mengetahui apa itu rokok tapi tidak semua orang mengetahui perbedaan rokok dan kretek. Berbeda dengan rokok pada umumnya yang hanya berbahan dasar tembakau, kretek selain menggunakan tembakau juga menggunakan cengkeh sebagai bahan dasar pembuatannya. Dari campuran cengkeh inilah nama kretek tercipta, karena ketika cengkeh yang bercampur dengan tembakau ini terbakar akan mengeluarkan bunyi “keretek…keretek…”. Cengkeh sendiri merupakan tanaman tropik asli Indonesia dan yang perlu diingat, tidak ada satupun rokok di dunia ini yang mencampurkan tembakau dengan cengkeh kecuali kretek, hanya di Indonesia.

Rokok kretek yang telah lama dikenal di nusantara ini memang tidak jelas asal-usul terciptanya. Dalam Kisah Roro Mendut, diceritakan tentang seorang putri dari Pati yang dijadikan istri oleh Tumenggung Wiroguno (salah satu penglima perang kepercayaan Sultan Agung) menjual rokok “klobot” (rokok kretek yang menggunakan daun jagung kering sebagai pembungkusnya). Sedangkan menurut cerita yang hidup di kalangan para pekerja pabrik rokok, riwayat kretek bermula dari eksperimen Hadji Djamari sekitar akhir abad ke-19 di kota Kudus, Jawa Tengah yang mencampurkan cengkeng yang sudah diiris tipis dengan tembakau. Penemuan Hadji Djamari ini sepuluh tahun kemudian menjadi bahan dagangan yang laris manis di tangan Nitiseminto, hingga pada tahun 1908 usaha dagangnya terdaftar resmi dengan merek “Tjap Bal Tiga”.

*** Continue reading ‘Kretek, Sebuah Fakta Opini’

Sekilas Info

Hari Baik…

Lama sekali rasanya tidak mengupdate blog ini…. maaf :(

Ada blog lain yang lebih banyak menyita perhatian saya, jika berkenan silahken dikunjungi…

ini blog galleri fotoku… :”)

ini blog apasajanya yg menarik buatku :)

Salam.

 

Posted with WordPress for iniDanoe. || Twitter: @inidanoe

Untukmu, semoga terbaca

Pasti aku sudah begitu buruknya di matamu, namun seperti yang kamu tahu, aku tidak akan berusaha mengubah pandanganmu padaku menjadi lebih baik. Lihatlah apa yang ingin kamu lihat, aku tidak akan mengarahkanmu. Satu hal yang ingin aku sampaikan, kamu tidak akan pernah bisa melihat hati dan kedalaman jiwaku, bahkan ketika kamu sendiri ada disana. Salam sejahtera, semoga kamu membacanya.

Posted with WordPress for iniDanoe. || Twitter: @inidanoe

Aku dan yang kutahu

Continue reading ‘Aku dan yang kutahu’

Aneh

 

Pakaian oranye ketat dengan G-String di luar dan penutup mata, ada yang merasa itu aneh? hohohoho… bagi saya pribadi, itu sangat menggelikan, karena memang saya sangat tidak familiar dengan pakaian seperti itu. Aneh. Apa ada yang merasa tidak aneh dengan sosok di atas..?? :p

Dan

penggodan shepia

Dan ketika kesedihan memaksa badai bergemuruh di rongga dadaku, hadirmulah yang mampu menenangkannya.

Dan hanya genggaman, juga rangkulan tanganmu yang mengubah kobaran api di hatiku menjadi kesejukan yang tak terbantahkan.

Dan tak ada satupun dari berjuta bidadari yang mampu menghadirkan kedamaian seperti yang kau suguhkan.

Dan kamu adalah satu-satunya yang bisa membuatku jatuh cinta berkali-kali.

Dan saat bersamamu, aku tak membutuhkan apapun lagi.

Dan kamulah satu-satunya bagiku.

*Sumber Foto : Googling :D

Sebuah Posting Berjudul Dilemma.

Gk tau kenapa, tiba-tiba aku niat banget mbongkar mbongkar file tempo dulu. Ketawa-tawa sendiri. Ngeliat proses yang aku lakukan., lucu sekaligus ironi. Beberapa bagian dalam hidupku ternya tidak berkembang ke arah yang lebih baik., tetapi semakin buruk. Huufff…jadi merasa membuang waktu percuma. Whateva lah…paling nggak aku sekarang bisa instropeksi diri and mencoba melangkah ke arah yang lebih baik. Semoga aku kuat dalam melangkah.

Waktu mbongkar file-file tempo dulu., aku nemuin sebuah tulisan berjudul DILEMMA. Tulisan itu sempat di posting di salah satu Blog yang tenar banget oleh blogger yang juga tenar pada masanya. Waktu baca itu aku jadi inget masa-masa aktif di organisasi., masa-masa belajar mencintai., masa-masa terlalu banyak protes dan masa-masa menemukan teman yang bisa kupercaya melebihi saudara. Potongan dari postingan itu dan sebuah komen akan saya kutip di sini. Ini lah dia tulisan itu…….

Continue reading ‘Sebuah Posting Berjudul Dilemma.’

Penantian

Hingga pada suatu titik., penantian itu tak lg mengharap pertemuan. Dan tiap hembusan nafas adalah hitungan mundur menuju kematian., tak ada lg udara yang terhirup namun sesak juga tak kunjung menyapa.

Mau [gk] Percaya.

Masalah kepercayaan memang terletak pada diri sendiri. Seburuk apapun kamu, selama aku tetap mempercayaimu sebagai seseorang yang sangat baik, kamu akan tetap selalu menjadi yang terbaik buatku. Begitupun sebaliknya, sebaik apapun kamu, selama aku tetap mempercayaimu sebagai seseorang yang sangat buruk, kamu akan tetap selalu menjadi yang palik buruk buatku. Selamanya ini hanyalah masalahku. Hati dan pikiranku yang menentukannya.

Sampai saat ini aku masih menganggapmu baik-baik saja dan sebenarnya kamu memang baik-baik saja.  Semua yang menggangguku setelah aku pikir lagi memang sangat wajar. Sangat wajar memang jika orang-orang melakukan hal-hal yang kamu lakukan. Mencari dan berusaha mendapatkan segala yang baik untuk dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Sangat wajar dan aku coba tekankan jika itu sangat baik. Sampai saat ini aku masih tetap beranggapan itu baik. Kamu baik. Entah esok pun entah beberapa detik kedepan.

sedot darah

Aku tidak tahu, entah kapan aku berhenti menganggap semua tindakanmu itu baik. Semoga saja aku masih tetap bisa mempercayaimu. Mempercayai jika mencari tambang dan mengeruk habis semua isinya lalu meninggalkannya untuk mencari tambang lain itu adalah hal yang baik. Semoga saja aku masih bisa mempercayaimu untuk hal itu, jika tidak lagi bisa mempercayainya maka aku tidak tahu lagi bagaimana aku akan bersikap padamu.

Kamu baik, dan aku percaya itu. Semoga kamu bisa membuat kepercayaanku menjadi kenyataan, tidak hanya sekedar kepercayaan semu. Semoga……

MOUR DE 6/3

Kerinduan setelah lama tidak mempublish tulisan di blog kesayangan ini benar2 tak tertakankan. Sebagai obat penawar rindu itu., postingan ini hanya mengutip paragraf awal dan kedua dari akhir sebuah novel yang saya yakin tidak akan diterbitkan.

Semoga berkenan….

SEMASA kecil, aku selalu suka bermain dengan apa saja yang menarik bagiku. Jikalau tak sampai tanganku menggapainya, cukuplah mataku yang akan bermain. Tembok kamar, tempat tidur, buku-buku ayah dan majalah-majalah ibu hampir setiap hari kuajak bermain. Anak-anak kecil sebayaku, hampir selalu menjadi bahan permainanku – walau itu lebih banyak terjadi dalam dunia imajiner yang kuciptakan sendiri – dan mataku akan berbinar kegirangan saat itu. Sering kudengar kata nakal terlontar untukku, namun tak pernah aku menghiraukannya. Aku selalu menyadari kata sayang, restu dan maaf jauh lebih sering hadir untukku.

***

Setelah hilang taksi yang membawa Lita pergi dari jangkauan tatap mataku, akupun membalikkan badan, melangkahkan kaki tidak menuju makam Aya, tidak menuju rumahku, pun tidak tahu hendak kemana. Hanya saja hatiku lirih mengucap pesan untuk Lita…..

Aku pergi, dan aku yakin kamu akan menyusulku. Entah kapan, namun aku akan tetap menunggu. Aku yakin Tuhan sangat mencintaimu pun juga aku. Karena tak ada selain aku yang pantas mencintaimu kecuali Tuhan”

***

Hitam Keras tak Berdarah

Lelaki itu terseok dalam langkahnya. Kamu tau Nak, dia lelaki yang  tadi terjatuh dari jurang setinggi gedung tingkat dua puluh satu. Kasihan benar tampaknya lelaki itu. Sudah jatuh sendiri, bangun dan melangkahpun ia harus lakukan sendiri. Biar Nak, biar dia bangkit sendiri. Tak perlu lah kamu membuang tenaga untuk membantunya, toh dia juga tak mengharapkan bantuan dari sesiapapun kecuali dari seorang. Seorang entah, seorang yang hanya dia saja yang mengetahuinya.

Jika hendak, sungguh semua orang yang melihatnya tentu dengan bersenang hati menolong. Tapi kamu lihat sendiri bukan, dia sendiri sajalah yang tak menginginkan bantuan dari sesiapapaun. Dia cukup kuat, semua orang tahu. Untuk menyembuhkan luka pada tubuh kuatnya itu, cukuplah dia seorang yang melakukannya sendiri. Dia hanya percaya pada seorang yang hanya dia yang tahu untuk menyembuhkan luka pada pedalamannya. Kasihan dia.

Nak, kamu lihat tadi dia terjatuh?

Continue reading ‘Hitam Keras tak Berdarah’

Lelaki Gudang Garam

Lelaki itu beranjak pergi meninggalkan kota patah hati. Hari masih siang ketika kakinya menapak ke dalam kereta besi yang penuh sesak mamalia berakal pun juga bernafsu. Pada kereta besi yang terengah-engah dalam rangkaknya, dia menempatkan diri di samping pintu salah satu rangkaian kereta. Tak ada komunal bahkan seorangpun yang memberi lambaian tangan perpisahan untuknya, hanya saja bagaimanapun sesak meraja siang ini, semesta masih memberi ruang untuknya.

Lelaki itu membawa mata, hidung, bibir, telinga, tangan, kaki juga bagian tubuh lainnya dengan utuh, tapi hanya hatinya yang tak pernah utuhlah yang dapat terlihat jelas dari kedua bola mataku. Aku sudah berada dalam kereta ini berjam-jam lebih dulu dari lelaki itu, namun tak satupun yang dapat menarik perhatian bola mataku seperti ini selain lelaki itu.

Baru saja dia mengeluarkan sebungkus rokok Gudang Garam. Mengambil sebatang dari dalamnya lalu menyulutnya dengan korek gas biru. Tarikan nafasnya yang dalam juga hembusan asap dari mulut dan hidung serta tatapan kosong dari matanya selalu saja berulang.

Kejadian monoton itu seharusnya menjadi hal yang membosankan bagiku, namun entah apa yang membuatku begitu tertarik pada lelaki itu. Apa ketertarikan harus memiliki alasan?

Ini sudah empat jam lamanya, lelaki itu masih saja melakukan kegiatan monotonnya, aku hitung sudah empat bungkus rokok yang dihabiskannya dan saat ini lelaki itu mengeluarkan bungkus rokok kelimanya. Seperti ketertarikanku yang tanpa alasan, akupun tak habis pikir, apa yang menghalangiku untuk mendekatinya, sekedar menyapa atapun berkenalan dengan sedikit basa basi.

Ini sudah empat jam lebih lamanya dan aku merasa ruang disekitar lelaki itu semakin luas. Entah itu hanya perasaanku setelah melihat bagian lain dari kereta yang semakin penuh sesak atau memang beberapa benda juga makhluk beranjak pergi meninggalkan ruang kecil yang cukup luas tempat lelaki itu berada.

Angin menyapa tubuhku yang cukup berkeringat, lelaki itu membuka pintu kereta di belakangnya lalu mengubah arah duduknya 180°. Sedikit sejuk dan aku menikmati hembusan angin dari pintu yang terbuka itu. Sempat kulihat ia memasukkan lipatan kertas yang diambil dari celana jeans kumalnya ke dalam plastik pembungkus rokok kelimanya. Kelakuan barunya ini menarik perhatianku dan entah dorongan apa yang membuatku sangat ingin menghampirinya saat itu.

Kurang dua langkah lagi aku dapat mencapai tempat ia duduk, aku mematung. Tak ada mata lain selain kedua mataku yang melihatnya. Tak ada teriak histeris dari mulutku. Tak ada gerakan lain selain lututku yang tiba-tiba lunglai dan terduduk dengan bertumpu pada yang lunglai itu. Lelaki itu membuang dirinya keluar pintu seperti tanpa beban saat kereta besi masih terengah-engah dalam rangkaknya pada jembatan panjang di atas sebuah sungai yang tak berair.

***

Continue reading ‘Lelaki Gudang Garam’

MINTA TOLONG YG PINTER BHS.LINGGIS…!!!!

Barusan saja saya iseng mbuka blogthings trus ikut yang tentang makna tersembunyi di balik nama kita. Klo temen-temen juga mo nyoba, bisa di sini.

Pas liat hasilnya, saya yang awalnya iseng tiba-tiba jadi tertarik. Dari yang saya bisa artiin [tulisannya dalam Bahasa Linggis] saya kira cukup menarik dan membesarkan hati saya :mrgreen: . Tapi karena saya gk bisa ngartiin semua, saya jadi penasaran.

Buat temen-temen yang jago Bahasa Linggisnya, tolong donk artiin hasil nama saya itu di sini. Sori banget lho ngerepotin. Trima kasih telah meluangkan waktunya :D .

Trima kasih ya……

Halaman Berikutnya »


Selamat Datang

Terima kasih atas kunjungan saudara/i ke ruang mengeja ini. Blog yang berisi buah pikiran seorang DANOE ini merupakan salah satu upaya agar dia tidak terlupakan begitu saja tertelan waktu yang tidak kenal kompromi. Ruang mengeja yang hadir pada 15 Mei 2008 ini, merupakan bentuk pelarian upaya lebih serius seorang DANOE untuk menulis setelah blog yang INI serta yang ITU dianggapnya kurang serius :D . Selamat menjelajahi RUANG MENGEJA ini dan silahkan mencaci maki DANOE sepuasnya disini. HIDUP BLOGGER...!!!

 mari mengeja...

Proudly Present... Komunitas Bloger Yogyakarta - CAHANDONG.ORG Komunitas Kretek

Tugas Sekolah

just send me IM
idYM : inidanoe

 

Januari 2012
S S R K J S M
« Apr    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Danu Saputra's Facebook profile

Powered by FeedBurner

Add to Technorati Favorites

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.